Latest Post
Showing posts with label Headline. Show all posts
Showing posts with label Headline. Show all posts

Satgas Yonif 125/Simbisa Bersama Warga Gotong-Royong Bersihkan Pekarangan Rumah Budaya Kampung Rawa Biru

Written By Suara Forum on Saturday, 5 December 2020 | 20:57:00

SuaraForum.com.(Merauke). Dalam rangka mempererat kebersamaan dengan warga di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong membersihkan pekarangan Rumah Budaya Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (5/12/2020).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan gotong-royong pembersihan Rumah Budaya tersebut dilaksanakan oleh enam orang anggota Satgas dari Pos Rawa Biru dipimpin Sertu Leo Marbun bersama-sama dengan warga. “Dengan adanya pembersihan ini, Rumah Budaya Rawa Biru menjadi lebih indah dan rapi serta enak dipandang mata, apalagi letaknya berada di tengah-tengah pemukiman warga,” ujarnya.

“Gotong-royong bersama warga perbatasan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kebersamaan antara Satgas dengan warga, yang selama ini telah berjalan dengan baik di Kampung Rawa Biru,” sambung Dansatgas.

Menurut Dansatgas, Rumah Budaya ini biasanya digunakan pada pada waktu-waktu tertentu saja,  yakni untuk acara tradisi adat-istiadat masyarakat setempat.  “Selain sebagai tempat pelaksanaan ritual adat-istiadat, Rumah Budaya ini juga dijadikan sebagai tempat penyimpanan alat-alat maupun pakaian adat tradisional Kampung Rawa Biru,” jelasnya.

“Jadi, tempat ini memang penting untuk dirawat, karena secara tidak langsung akan berdampak pada kelestarian budaya masyarakat setempat,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Kampung Rawa Biru, Thomas Sanggra (52 th) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Satgas Yonif 125/Simbisa yang telah membantu pelaksanaan gotong-royong membersihkan Rumah Budaya di kampungnya. “Rumah Budaya ini sekarang terlihat lebih bersih dan rapi. Semoga kegiatan bersama warga seperti ini tetap berlanjut dan ditingkatkan di kemudian hari,” tuturnya.

“Semoga keakraban dan kebersamaan seperti ini selalu ada di kampung ini, terima kasih Pak TNI atas kepeduliannya,” pungkasnya senang.

 Autentikasi :

Papen Satgas Yonif 125, Lettu Chk Juspindeli Girsang


Tingkatkan imun tubuh, Kodim 0830/Surabaya Utara dan Jajaran gelar olahraga bersama

SuaraForum.com.Surabaya - Menjaga daya tahan tubuh diyakini bisa mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Bisa dipastikan, salah satu yang perlu Kita lakukan agar daya tahan tubuh terjaga adalah olahraga atau aktifitas fisik.

Guna meningkatkan imun tubuh, Kodim 0830/Surabaya Utara  adakan senam bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan seusai apel pagi yang pelaksanaanya bertempat di Halaman Makodim 0830/Surabaya Utara Jl. Gresik Gadukan Timur No.52, Perak Barat Kec. Krembangan, Jumat (04/12) pagi.

Dandim 0830/Surabaya Utara mengatakan, kegiatan olahraga bersama ini tujuannya untuk meningkatkan imun tubuh kita terkait penularan virus Covid-19, disamping itu juga untuk memperkuat hubungan silaturahmi, ucapnya.

Seperti yang pernah saya sampaikan, dengan cukup minum air mineral dan olahraga dengan intensitas sedang dapat mendatangkan berbagai manfaat salah satunya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh kita, pada saat ini wabah virus corona semakin mewabah dan dianjurkan agar selalu minum sesering mungkin agar tidak terjadi keradangan pada tenggorokan. Apabila tertular Virus corona yang pertama diserang adalah saluran tenggorokan dan saluran pernapasan.

“Virus ini dapat bertahan di tenggorokan selama 3 Hari sebelum pindah ke saluran pernapasan dan menuju paru paru, maka dari itu sering seringlah untuk minum air mineral, dengan begitu virus yang menempel di dinding tenggorokan akan terbawa turun menuju lambung dan di musnahkan oleh asam lambung, karena yang sifatnya virus atau bakteri dia tidak tahan dengan sifat asam”. ujar Dandim.

“Maka dari itu kita disarankan untuk rutin minum air mineral agar tenggorokan selalu lembab tidak kering dan lakukan olahraga dengan intensitas sedang agar tubuh tetap bugar, hindari kerumuman, jaga jarak, selalu memakai masker, rutin mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, itu merupakan pencegahan dari penyebaran virus corona (covid-19).’ Ungkapnya.

Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Latihan Air Refueling di Langit Sulawesi

SuaraForum.com.Dua skadron udara di bawah jajaran Komando Operasi Udara (Koopsau) II, menggelar latihan pengisian bahan bakar di udara (air refueling) menggunakan empat pesawat Sukhoi 30 dari Skadron Udara 11 dan satu pesawat Lockheed Martin KC-130 Skadron Udara 32 di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/12/2020).

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.I.P. menjelaskan  bahwa latihan tersebut merupakan latihan rutin yang diselenggarakan TNI AU dengan tujuan meningkatkan keterampilan para penerbang mengoperasikan pesawat yang diawakinya. “Dalam latihan kali ini, dua tipe pesawat yang dilibatkan yaitu pesawat Sukhoi 30 MK2  dan pesawat "tanker" KC-130 BT,” ujarnya.

Pesawat tanker tersebut, kata Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, memiliki spesifikasi sebagai pesawat yang bertugas melaksanakan operasi pengisian bahan bakar di udara bagi pesawat tempur di jajaran TNI AU, termasuk Sukhoi 30 MK2 dari Skadron Udara 11.

Komandan Skadron Udara 11, Letkol Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana yang merupakan Alumnus AAU 2002 juga menyampaikan bahwa Air Refueling sangat diperlukan untuk meningkatkan Combat Radius dan daya jelajah dalam melaksanakan operasi udara. 

“Latihan ini sangat penting, mengingat Wilayah Udara Yuridiksi Nasional yang begitu luas sehingga dibutuhkan kemampuan tersebut untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan Negara dari segala macam ancaman baik serangan udara musuh maupun pelanggaran-pelanggaran udara lainnya,” jelasnya. 

Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto : Situasi di Papua Saat Ini Bukan Konflik Bersenjata

Written By Suara Forum on Friday, 4 December 2020 | 20:55:00

SuaraForum.com.(Jakarta). Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) menggelar Diskusi Webinar Series ke-19 di Jakarta, dengan tema “Pendekatan Kemanusian dan Keamanan di Papua”, Kamis (3/12/2020).

Diskusi yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif PSKP Efriza, S.I.P., M.Si. sebagai pemantik diskusi, salah satunya menghadirkan mantan Kepala Bais TNI Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto.

Dalam diskusi tersebut, Laksda TNI (Purn) B. Soleman Ponto menyampaikan pembahasan di Papua melalui pendekatan kemanusiaan yang didasarkan kepada Hukum HAM (Hak Asasi Manusia) dan pendekatan keamanan didasarkan kepada Hukum Humaniter. Menurutnya, Hukum HAM dan Humaniter dipakai karena keuniversalan hukum ini berlaku dalam dunia internasional.

Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto mengatakan bahwa ada konflik yang tidak bisa digolongkan menjadi konflik bersenjata yaitu kekacauan atau tindakan kriminal bersenjata. Menurutnya, situasi di Papua saat ini bukanlah konflik bersenjata, karena yang berada di Papua saat ini adalah kelompok kriminal bersenjata (tindakan kekerasan bersenjata).

Mengenai bagaimana situasi di Papua saat ini. Apakah di Papua terjadi konflik senjata ataukah gangguan keamanan atas tindakan kriminal bersenjata, mantan Kepala Bais TNI menjelaskan bahwa dalam konflik bersenjata, Hukum Humaniter konflik dibagi menjadi dua bagian yaitu konflik bersenjata Internasional dan konflik bersenjata internal.

“Apabila ada pasukan pembangkang bersenjata melakukan perlawanan terhadap angkatan bersenjata suatu negara, maka itu adalah konflik bersenjata internal,” katanya.

Sedangkan dalam Hukum HAM, Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto menjelaskan bahwa  terdapat tiga poin mengenai keadaan Papua pada saat ini yaitu : Pertama,  mengenai perlindungan terhadap hak-hak individu atau hak kelompok dan dilindungi secara internasional dari pelanggaran yang dilakukan pemerintah atau aparatnya maupun aktor non-negara yang terlibat.

Kedua, hak untuk hidup, untuk tidak disiksa, merupakan hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun oleh siapa pun. Ketiga, hak untuk menentukan nasibnya sendiri (Internal dan Pemisahan ‘pembebasan dan separatis’).

Panglima TNI Sematkan Bintang Dharma Kepada 10 Perwira Tinggi

SuaraForum.com.(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyematkan tanda kehormatan Bintang Dharma kepada sepuluh Perwira Tinggi TNI, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (4/12/2020).

Penganugerahan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Dharma kepada Perwira Tinggi TNI tersebut berdasarkan Keppres Nomor 67, 88, 103, 120/TK/Tahun 2020, tanggal 6 November 2020.

Tanda Kehormatan Bintang Dharma tersebut sebagai penghargaan kepada prajurit TNI atau warga negara Indonesia bukan anggota TNI yang menyumbangkan jasa bhakti dengan melebihi dan melampaui panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas militer sehingga memberikan keuntungan luar biasa untuk kemajuan TNI.

10 Perwira Tinggi TNI yang mendapat penganugerahan dari Presiden Republika Indonesia Joko Widodo yaitu Pangkogabwilhan III Letjen TNI Ganip Warsito, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiono, M.A., Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, S.I.P., M.M., Danpusterad Letjen TNI R. Wisnoe Prasetya Boedi, Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Rektor Unhan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., Kasum TNI Letjen M. Herindra, M.A., M.Sc. serta pejabat teras Mabes TNI dan Angkatan. 

Ketua P5 : Beny Wenda Mendeklarasikan Dirinya Hanya Untuk Mencari Panggung

SuaraForum.com.(Papua). Ketua Presedium Putra-Putri Pejuang Pepera (P5) Yanto Eluay menilai pernyataan Ketua ULMWP Beny Wenda di Luar Negeri yang telah mendeklarasikan diri sebagai Presiden West Papua, hanya untuk mencari panggung atau perhatian publik.

Penegasan Yanto Eluay itu disampaikan menanggapi pernyataan Beny Wenda yang mendeklarasikan dirinya sebagai pemimpin atau Presiden West Papua pada 1 Desember 2020.

“Sehubungan dengan apa yang dilakukan oleh Beny Wenda kami menolak dan menilai itu suatu hal dalam mencari panggung karena dia mulai dianggap gagal.

Jadi hal itu semacam pola yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian mencari simpatisan Papua merdeka,” ujar Yanto, Kamis malam (3/12/2020).

Selaku Ketua Presedium Putra-Putra Pejuang Pepera 1969, Yanto Eluay menganggap bahwa Papua telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia sehingga keputusan Pepera dianggapnya adalah sesuatu yang final yang sudah tidak bisa di utak-atik oleh siapapun termasuk seorang Beny Wenda sekalipun.

“Saya selaku Ketua Umum P5 mau menegaskan bahwa sikap kami tetap berpegang pada putusan Pepera. Kami akan menjaga dan mengawal keputusan Pepera 1969 karena Papua sudah sah menjadi bagian dari NKRI,” tegasnya.

Oleh karena itu, selaku Ketua P5 Yanto dengan tegas menolak pernyataan Ketua United Liberation Movement West Papua (ULMWP) Beny Wenda yang menyatakan diri sebagai Presiden Papua Barat.

“Sekali lagi saya pertegas bahwa Papua sudah Final berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, bahwa hasil Dewan Musyawarah Penentuan Pendapat yang diikuti Rakyat Perwakilan Papua Barat sebanyak seribu orang sudah final, saat itu tokoh-tokoh yang terlibat dalam dewan musyawarah sudah mewakili seluruh masyarakat Irian Barat/Papua barat,” tuturnya.

Apapun yang dilakukan oleh kelompok-kelompok bersebrangan dengan NKRI, kata Yanto, P5 siap mengawal keputusan yang sudah dilakukan oleh para orang tua pada saat itu.
Intinya disini, apa yang dilakukan Beny Wenda hanya untuk mencari perhatian publik. “Sebab perjuangan Beny Wenda sudah redup atau tidak mendapatkan simpati. Menurut saya, media saja yang membesar-besarkan gerakan itu,” ungkapnya.

“Tapi kalau orang Papua tidak tahu apa yang dilakukan oleh Beny Wenda apalagi sampai mengaku diri sebagai presiden. Oleh karena itu, saya minta jangan berbicara Papua ini dari luar, hari ini kamu bilang orang Papua sudah memiliki pemerintahan?, jangan memproklamirkan sesuatu yang tidak mendasar,” kata Yanto.

Pada kesempatan itu, Yanto Eluay mengajak masyarakat Papua terlebih Kabupaten Jayapura untuk tidak terprovokasi atas pernyataan dari pihak yang ingin memecah belah Papua.

Staf Teritorial TNI Selenggarakan FGD dengan Aparat Komando Kewilayahan

Written By Suara Forum on Thursday, 3 December 2020 | 19:30:00

SuaraForum.com.(Puspen TNI). Staf Teritorial TNI menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) tahun 2020 dengan Aparat Komando Kewilayahan TNI, dengan tema “Optimalisasi Peran Aparat Komando Kewilayahan TNI Dalam Pendampingan Pembangunan Desa Tertinggal Guna Membantu Pemerintah Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat, bertempat di Kampung Wisata TMII, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2020).

Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E. dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Paban II/Puanter Ster TNI Kolonel Pas Lintong Sormin Siregar menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memperoleh data masukan, mengidentifikasi dan menemukan alternatif pemecahan masalah terkait dengan peran Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) TNI dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal guna membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

Pada hakekat kehidupan berbangsa dan bernegara, seluruh komponen bangsa memiliki kewajiban untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.  “Sejalan dengan itu, TNI sesuai dengan amanat UU RI Nomor 34 tahun 2004 memiliki tugas untuk menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa Indonesia yang dilakukan dengan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dengan 14 tugasnya diantaranya adalah memberdayakan wilayah pertahanan,” kata Aster.

Menurut Mayjen TNI Madsuni, S.E., salah satu bentuk tugas pemberdayan wilayah tersebut berupa turut sertanya TNI membantu pemerintah dalam membangun desa dan daerah tertinggal guna  mensejahterakan masyarakat. “Terkait dengan hal ini sudah banyak kerjasama yang sudah dilakukan oleh TNI dengan kementerian atau lembaga pemerintah dalam upaya untuk mendukung pembangunan daerah khususnya desa dan daerah tertinggal melalui perjanjian kerjasama (MoU) dengan kementerian atau lembaga terkait seperti halnya dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” tuturnya.

Selanjutnya Aster Panglima TNI menjelaskan bahwa untuk memperoleh hasil yang lebih optimal  dalam upaya membantu pemerintah  untuk mensejahterakan masyarakat  khususnya di desa, daerah tertinggal  di masa yang akan datang, diharapkan Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia dapat memberikan masukan tentang informasi terbaru serta saran upaya yang dapat dilakukan Apkowil TNI terkait pembangunan desa dan daerah tertinggal dalam rangka mensejahterakan masyarakat.

Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni berharap melalui diskusi ini dapat diperoleh data masukan, identifikasi dan menemukan alternatif solusi permasalahan di lapangan, sehingga diperoleh langkah-langkah kongkrit yang dapat dilakukan Apkowil TNI terkait kendala yang  dihadapi, sehingga pembangunan desa dan daerah tertinggal dapat berjalan secara sinergi antar kementerian dan lembaga pemerintah, selaras, terpola  dan berkesinambungan serta tepat sasaran.

Pangkogabwilhan I Beri Pengarahan Jelang Pilkada Serentak di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri 

SuaraForum.com.(Pen Kogabwilhan I). Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan, S.E., M.M. memberikan pengarahan dalam rapat konsolidasi pemantapan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan percepatan penanganan Covid 19 se-Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Aula Wan Seri Beni kantor Gubernur Kepri, Rabu (2/12/2020).

Kegiatan ini dalam rangka persiapan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020. Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I N.G. Ariawan menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau yaitu Provinsi Kepri, Kota Batam, Kab. Bintan, Kab. Anambas, Kab. Lingga, Kab. Karimun dan Kab. Natuna.   
"Berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada serentak agar pelaksanaan Pilkada ini dapat dilaksanakan dengan demokratis, Luber (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia), Jurdil (Jujur dan Adil) serta aman Covid-19. Hal ini sesuai arahan Presiden RI H. Di oko Widodo tentang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020," ujar Pangkogabwilhan I.

Dalam kesempatan tersebut Pangkogabwilhan I menghimbau dan mengingatkan agar disiplin protokol kesehatan Covid-19 ini agar tetap dilaksanakan dalam Pilkada serentak tersebut. "Hal ini dikarenakan pelaksanaan pilkada serentak tanggal 9 desember 2020 masih dalam masa pandemi Covid-19," katanya. 

Usai acara Pangkogabwilhan I berkesempatan berkunjung ke ruang kerja Pjs. Gubernur Kepri Dr. H. Bahtiar Baharuddin, M.Si. dilanjutkan foto bersama dan sekaligus ucapan mohon diri dari Pjs. Gubernur Kepri yang akan mengakhiri masa tugasnya tanggal 5 Desember 2020, dan kembali ke Jakarta untuk melanjutkan tugasnya sebagai Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Republik Indonesia.

Kapen Kogabwilhan I, Kolonel (Mar) Aris Mudian, M.M.

Pererat Tali Persaudaraan dan Wujudkan Toleransi Antar Umat Beragama, Satgas Yonif 125 Bantu Renovasi Gereja di Toray

SuaraForum.com.(Merauke). Dalam rangka mempererat tali persaudaraan sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa sumbangkan seng dan ikut serta membantu renovasi Gereja Kristen Alkitab Indonesia (GKAI) Bukit Zaitun di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (3/12/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pemberian seng untuk membantu perehapan GKAI Bukit Zaitun di Toray tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus mewujudkan toleransi antar umat beragama di perbatasan dari Satgas Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW.

“Selain menyumbangkan seng, personel Satgas dari Pos Toray juga turut berpartisipasi dengan terjun langsung membantu renovasi GKAI Bukit Zaitun yang berada di Kampung Toray,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, penyerahan sumbangan berupa seng sebanyak 20 lembar untuk membantu perehapan bangunan GKAI tersebut dilakukan oleh Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto dan didampingi tiga orang anggota. “Ini merupakan wujud kepedulian Satgas sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama,” urainya.

Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menyampaikan perehapan bangunan GKAI Bukit Zaitun di Kampung Toray sudah dimulai sejak bulan Oktober, namun karena berbagai kendala hingga saat ini belum rampung. “Semoga partisipasi dan sumbangan dari Satgas dapat bermanfaat untuk membantu mempercepat penyelesaian renovasi GKAI Bukit Zaitun di Toray,” imbuhnya.

Sementara itu, Apsalom Kapaiter (45 th) mewakili pengurus GKAI Bukit Zaitun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi Satgas, khususnya anggota Pos Toray yang telah menyumbangkan seng bahkan juga turut membantu perehapan GKAI Bukit Zaitun di Toray. “Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas kebaikan bapak Satgas sekalian, kami sungguh bangga atas ketulusan dan pengabdiannya,” pungkasnya.

Autentikasi :
Papen Satgas Yonif 125, Lettu Chk Juspindeli Girsang

Panglima TNI Tutup Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan 47 Tahun 2020

SuaraForum.com
.(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara penutupan Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan XLVII  TA. 2020, bertempat di Ruang Hening, Gedung Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2020). Upacara digelar secara virtual ditengah pandemi Covid-19. Pelaksanaan upacara di Mabes TNI diwakili oleh empat Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI, sementara Pasis yang lainnya mengikuti upacara secara virtual di Sesko TNI Bandung, Jawa Barat. 

Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-47 Sesko TNI TA 2020 yang berlangsung selama tujuh bulan, diikuti oleh 170 Pamen Senior sebagai Pasis dari berbagai matra.  Pamen TNI AD (74 Pasis), Pamen TNI AL (39 Pasis), Pamen TNI AU (36 Pasis), Pamen Polri (17 Pasis) dan 4 Pasis dari negara-negara sahabat (1 Pamen AD Filipina, 1 Pamen AU India, 1 Pamen AU Pakistan, dan 1 Pamen AD Singapura).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai pusat keunggulan, Sesko TNI menjadi kawah chandradimuka bagi kader-kader pemimpin TNI dan Bangsa. Menurutnya, lulusan Sesko TNI hendaknya terus mengembangkan kemampuan diri serta membangun sinergi dalam menyikapi dinamika lingkungan strategis.

Keberadaan para Perwira dalam pendidikan Sesko TNI telah memberikan warna yang semakin melengkapi, baik dalam proses pembelajaran maupun pada pelaksanaan tugas ke depan. “Semangat integratif ini harus terus dipelihara dan dijaga untuk memantapkan sinergi TNI-Polri sebagai pilar bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Saya ingin menyampaikan apresiasi atas partisipasi para perwira Polri di Sesko TNI,” ujarnya.

Di sisi lain Panglima TNI mengingatkan, spektrum tantangan kedepan semakin kompleks seperti yang terjadi saat ini yaitu pandemi Covid-19. Di tengah pandemi yang membawa tekanan sosial ekonomi, muncul ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa melalui politik identitas. Fenomena post truth terbentuk dengan luasnya penggunaan media sosial dan internet.

“TNI akan selalu mewaspadai bentuk ancaman lainnya seperti terorisme, separatis bersenjata, bencana alam, dan sebagainya. Sebagai alat utama pertahanan negara, tentunya TNI tidak akan tinggal diam saat persatuan dan kesatuan bangsa diganggu,” tegasnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa berbagai tantangan tersebut membutuhkan pemahaman yang komprehensif serta model kepemimpinan integratif.  Oleh sebab itu, diperlukan sinergi dalam upaya untuk mencapai tujuan bersama, cita-cita nasional, dengan cara-cara yang efektif dan efisien. “Bekal tersebut sudah para Perwira dapatkan selama menempuh Pendidikan di Sesko TNI,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan penghargaan kepada Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha, S.H., PG. Dipl. yang berhasil menjadi Lulusan Terbaik Sesko TNI dan berhak memperoleh penghargaan dan trophy “Wira Adi Nugraha”. Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha alumni Akademi Militer tahun 1997, sebelumnya pernah bertugas sebagai ADC (Ajudan) Wapres RI periode tahun 2018-2019.  Penghargaan juga diberikan kepada Kombes Pol Ahmad Yusep, S.IK sebagai Lulusan Terbaik dari Polri dan Kolonel Pnb Andreas A. Dhewo, M.Tr (Han) sebagai Penulis Karya Tulis Terbaik.

Ketiga perwira peraih penghargaan ini sekaligus mewakili para mantan Pasis lainnya yang mengikuti acara penutupan pendidikan (Tupdik) di Sesko TNI Bandung.

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil

Satgas Yonif 642 Bersama Bea Cukai dan Instansi Terkait Musnahkan BMN Hasil Penindakan

Written By Suara Forum on Wednesday, 2 December 2020 | 21:10:00

SuaraForum.com.(Sanggau-Kalbar).  Kerja sama dengan instansi terkait di wilayah perbatasan terus dilaksanakan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama Customs, Immigration, Quarantine & Security (CIQS), Kepolisian, beserta Instansi terkait lainnya.

Bertempat di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bersama Bea Cukai Entikong dan Instansi Terkait melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Hasil Penindakan, Rabu (2/12/2020).

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemusnahan barang tersebut merupakan Barang Milik Negara yang merupakan hasil penindakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, penindakan di jalur tradisional, dan operasi bersama antara TNI AD dan Kepolisian RI serta operasi pasar Barang Kena Cukai periode BMN Februari 2019 s.d September 2020 bersama dengan seluruh Instansi yang di perbatasan RI-Malaysia wilayah kerja Entikong.

“Sesuai dengan Pasal 33 huruf d Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178/PMK.04/2019 tentang Penyelesaian terhadap Barang yang Tidak Dikuasai, Barang yang Dikuasai Negara, dan Barang yang menjadi Milik Negara, pemusnahan dilakukan dalam hal berikut yaitu, Barang yang menjadi Milik Negara tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan dan tidak dapat dihibahkan, tidak mempunyai nilai ekonomis, dilarang diekspor atau diimpor serta berdasarkan peraturan perundang-undangan harus dimusnahkan,” jelasnya.

“Barang yang dimusnahkan yaitu berupa produk hasil tembakau, makanan, kosmetika, obat-obatan, minuman ringan, balon mainan dan lain-lain senilai kurang lebih 289 juta rupiah,” tambahnya.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Bapak Ristola S.I Nainggolan selaku Kepala KPPBC TMP C Entikong, bersama dengan Dansatgas Yonif 642/Kapuas, Kapolres Sanggau, Dandim 1204/Sgu, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pontianak, Kepala Loka BPOM Sanggau, Kepala Administrator PLBN Entikong, Camat Entikong, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Entikong, Kepala BP2MI Entikong, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau Entikong, Kapolsek Entikong, Danramil 1204-21/Entikong, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan UPT Entikong dan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong.

Menurut Dansatgas, kegiatan ini merupakan hasil dari peran serta masyarakat dan sinergi dari seluruh unsur terkait baik dari Satgas Yonif 642/Kapuas, unsur CIQS, Kepolisian, serta Instansi terkait lainnya. “Saya selalu menekankan ke jajaran saya agar terus melaksanakan patroli dan pengawasan bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menekan adanya kegiatan penyelundupan barang ilegal khususnya di Entikong ini,” ujarnya.  (Pen Satgas Yonif 642).

Panglima TNI Pimpin Upacara Sertijab Kapuskersin

SuaraForum.com.(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Pusat Kerjasama Internasional  (Kapuskersin) TNI, bertempat di kantor Subden  Denma Mabes TNI, Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020).

Acara  Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapuskersin TNI dari Laksma TNI Didik Kurniawan, S.T., M.Si. kepada Laksma TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/911/XI/2020 tanggal 18 November 2020.

Selanjutnya Laksma TNI Didik Kurniawan, S.T., M.Si.  akan berdinas di Bais TNI, sedangkan Laksma TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Koarmada II.

Pada kesempatan tersebut, sebagai pejabat baru, Laksma TNI R. Teguh Isgunanto, M.A.  melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kasum TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han), Danpuspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis S.H., M.H., dan Kababinkum TNI Laksda TNI Anwar Saadi, S.H. serta pejabat teras Mabes TNI.

Pangkogabwilhan II Pimpin Sertijab Asintel Kaskogabwilhan II

SuaraForum.com.(Pen Kogabwilhan II). Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., memimpin acara serah terima jabatan Asisten Intelijen (Asintel) Kaskogabwilhan II, di Ruang Rapat Kogabwilhan II, Rabu (2/12/2020).

Jabatan Asintel Kaskogabwilhan II diserah terimakan dari Brigjen TNI Rio Firdianto, S.H., kepada Brigjen TNI R. Agus Renaldi Kusuma, S.Sos., M.A., yang sebelumnya adalah Komandan Satuan Intelijen BAIS TNI (Dansatintel BAIS TNI). Selanjutnya Brigjen TNI Rio Firdianto, S.H., akan mengemban jabatan baru sebagai Komandan Satuan Intelijen BAIS TNI (Dansatintel BAIS TNI).

Menurut Pangkogabwilhan II dalam sambutannya,  pelaksanaan mutasi dalam organisasi TNI adalah merupakan suatu tuntutan dan dinamika yang senantiasa terjadi secara berkelanjutan, karena terkait erat dengan aspek-aspek personel, situasi dan kebutuhan organisasi guna penyesuaian kinerja organisasi dalam implementasi tugas, peran dan fungsinya.

Selanjutnya rotasi jabatan selain untuk kepentingan organisasi juga harus diyakini merupakan suatu "amanah" dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan pada saatnya nanti pasti akan kita pertanggungjawabkan di hadapanNya.

Pangkogabwilhan II juga menambahkan, untuk menjawab tuntutan dan tantangan serta dinamika organisasi dan perkembangan lingkungan strategis tingkat Nasional, Regional dan Global, maka staf intelijen dituntut mampu memberikan pertimbangan dan perumusan kebijakan Panglima serta mensinergikan seluruh komunitas intelijen di wilayah Kogabwilhan II, sehingga mampu mendeteksi dini dan cegah dini sebagai langkah preventif terhadap kemungkinan terjadinya permasalahan-permasalahan intelijen di wilayah tugas kita." tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kaskogabwilhan II Mayjen TNI Joko Warsito, Inspektur, Kapoksahli, para Asisten serta para Kasatker jajaran Kogabwilhan II.

Meskipun acara sertijab dilaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi makna dan arti yang terkandung dalam serah terima jabatan, serta selama kegiatan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Desember, Warga Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Bukit Tungkuwiri

SuaraForum.com.(Papua). Sejumlah tokoh adat Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura mengibarkan bendera merah putih raksasa di puncak bukit Tungkuwiri pada Selasa (1/12/2020) pagi.

Kepala Suku Besar Doyo, Aleks Yapo mengatakan, pengibaran bendera merah putih ini sebagai simbol penolakan terhadap tanggal 01 Desember yang diklaim sekelompok orang sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Pengibaran bendera merah putih pagi ini sebagai simbol bahwa papua adalah bagian dari NKRI yang sudah merdeka tanggal 17 Agustus 1945, jadi tidak ada lagi hari kemedekaan selain itu,” tegasnya kepada wartawan di Sentani, Selasa (1/12) pagi.

Ia menyebut, tanggal 1 Desember bukan hari kemerdekaan seperti yang dikalim oleh sejumlah pihak, namun merupakan bulan menyambut natal. “Tanggal 01 Desember itu bukan hari kemerdekaan, tapi sebagai bulan yang membawa kedamaian bagi umat kristiani karena akan menyambut natal,” ujarnya.

Kepada generasi muda, Aleks Yapo berpesan agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Senada dengan itu, Koordinator Aksi Bas Tungkuboy menjelaskan, pengibaran bendera ini untuk memastikan bahwa situasi di papua pada tanggal 01 Desember aman dan damai. “Kita ingin sampaikan bahwa tanggal 01 Desember ini bukan suatu momok yang menakutkan bagi masyarakat. Setiap tahunnya ada isu yang disebar yang menyebabkan keresahan ditengah masyarakat,” jelasnya.

“Oleh karena itu kita ingin sampaikan bahwa tanggal 1 Desember tidak seperti yang ditakutkan. Tapi merupakan awal buan untuk menyambut Natal bagi seluruh umat kristiani,” sambungnya.

Bas Tungkuboy juga meminta kepada kelompok-kelompok yang masih bersebrangan ideologi untuk sadar dan kembali untuk bersama pemerintah membangun tanah papua lebih baik kedepan. “Bagi saudara-saudara saya yang masih bersebrangan, mari kembali dan bersama-sama kita bangun Papua ini lebih baik dengan aman dan damai. Kita semua adalah bagian dari Indonesia,” pintanya.

Pakar Hukum Internasional :Pemerintahan Sementara Bentukan Wenda Tidak Ada Dasarnya

SuaraForum.com.(Jakarta). Dengan memanfaatkan momen 1 Desember, yang oleh kelompok pro Organisasi Papua Merdeka (OPM) selalu diperingati sebagai hari kemerdekaan Papua Barat, UMLWP mendeklarasikan pemerintahan sementara, Senin (1/12/2020). Namun tidak ada kejelasan terkait tempat dan waktu deklarasi ini.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Internasional, Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia, yang juga Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M PhD memberikan tanggapan tentang kebiasaan kelompok pro separatis Papua yang selalu memanfaatkan momen tertentu untuk kepentingannya dan kali ini memanfaatkan momen 1 Desember.

Terkait deklarasi pemerintahan sementara, Hikmahanto menjelaskan bahwa didalam hukum internasional, deklarasi ini tidak ada dasarnya. Dan karenanya, tidak diakui oleh negara lain.

Ketika ditanya tentang negara-negara Pasifik yang selama ini menunjukkan dukungannya, Guru Besar Universitas Indonesia ini menegaskan bahwa hal tersebut tidak dapat menjadi tolok ukur, karena akan mengganggu hubungan antar negara.

Hikmahanto juga menyarankan pemerintah untuk mengabaikan berbagai manuver tersebut. Bahkan bila perlu Polri melakukan penegakan hokum, mengingat hal tersebut dikualifikasikan sebagai tindakan makar. 

TNI Berangkatkan Pasukan Khusus  ke Poso

Written By Suara Forum on Tuesday, 1 December 2020 | 19:04:00

SuaraForum.com.(Puspen TNI). TNI berangkatkan pasukan khusus untuk memburu kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) menggunakan Pesawat TNI AU dari Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/12/2020).

Seperti yang dijelaskan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat Konferensi Pers bersama Menkopolhukkam kemarin (30/11/2020) bahwa pengiriman pasukan ini dalam rangka membantu Polri untuk memperkuat pasukan yang sudah ada sebelumnya di Poso. Dukungan-dukungan untuk operasi sudah dikirim secara bertahap.

TNI akan menindak tegas atas pelaku pembunuhan warga sipil di Desa Lemban Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi pada Jumat 27 November 2020 yang lalu oleh MIT. Sehingga apa yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia bahwa kelompok MIT harus ditumpas. “TNI akan menindak tegas atas pelaku pembunuhan yang dilakukan oleh MIT,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI mengharapkan doa seluruh bangsa Indonesia agar operasi ini bisa berjalan dengan lancar. “Dengan dukungan operasi tersebut saya yakin kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk yang tidak berdosa segera tertangkap,” harapnya.

Danramil 0824/13 Rambipuji Lakukan Jam Komandan, Motivasi Anggota

SuaraForum.com.JEMBER - Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja anggota, pembinaan harus dilakukan secara intensif oleh pimpinan, hal inilah yang dilakukan oleh Danramil 0824/13 Rambipuji saat.melakukan Jam Komandan pada Selasa.01/12/2020.

Dihadiri oleh 10 orang anggotanya, Danramil 0824/13 Rambipuji Kapten Chb Mulyadi,  memberikan arahan pada anggotanya, terkait kepadatan kegiatan kewilayahan saat ini dan diwaktu mendatang.

Hal ini disampaikan saat kami konfirmasi langsung diruang dinasnya,menurut penuturan Kapten Inf Mulyadi kepadatan kegiatan di Bulan Desember ini relatif meningkat diantaranya penanganan pandemi Covid 19, pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah, perkembangan cuaca dan lain-lain, yang memerlukan pencermatan kita semua.

Untuk itu menyikapi padatnya kegiatan tersebut, sesuai arahan Dandim 0824/Jember beberapa waktu yang lalu, saya selalu memotivasi anggota agar melaksanakan kegiatan kewilayahan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Termasuk untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran  diri kita masing-masing, sehingga  kita dapat selalu hadir ditengah masyarakat dalam membantu dan mengamankan semua kegiatan kewilayahan yang dilakukan masyarakat.

Terkait dengan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tugas kita selalu memantau tahapan Pilkada yang sedang berjalan, dan membantu perkuatan pengamanan Polisi, dalam melaksanakan pengamanan tersebut anggota harus tetap berpegang teguh pada prosedur.oangamanan dan ketentuan  Netralitas TNI. Tegas Kapten Chb Mulyadi.

Sementara itu Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin,terkait kegiatan tersebut manyatakan apresiasinya, upaya pembinaan

seperti itu memang harus selalu dilakukan dalam rangka menghindarkan anggota dari permasalahan, dalam melaksanakan kesibukan tugas-tugas kewilayahan.

Kompleksitas kegiatan menjadi tantangan tersendiri, namun perlu
kesiapan mental dan fisik kita semua, untuk itu saya menyampaikan terima kasih kepada Koramil jajaran, atas kinerjanya yang sudah baik selama ini, hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan
dalam.menunjang tugas pokok satuan.Tegas Dandim 0824/Jember.(Siswandi)

IDanrem Merauke Ajak Masyarakat Papua Sambut Bulan Penuh Kasih Melalui Lomba Paduan Suara

SuaraForum.com.(Merauke). Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengatakan bahwa dalam rangka menyambut Hari Raya Natal tahun 2020, akan dilaksanakan sebuah event yang positif, dengan melibatkan seluruh kalangan masyarakat luas, khususnya masyarakat Papua.

Untuk itu, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengajak masyarakat Papua untuk menyambut  bulan penuh damai dan kasih pada bulan Desember tahun 2020 ini melalui lomba Paduan Suara, Selasa (01/12/2020).

Lomba Paduan Suara tersebut bertemakan “Lagu Mars Babinsa”. Pendaftaran gratis dan bagi para pemenang akan mendapatkan sejumlah hadiah berupa uang dan tropy. Juara I akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), Juara II sebesar  Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah), dan Juara III sebesar  Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah).

Persyaratan peserta lomba Paduan Suara bisa diikuti oleh kalangan masyarakat umum. Variasi dan  kreasi lagu Mars Babinsa  tersebut bebas, namun tidak menyinggung atau bernuansa SARA, politik dan pornografi. Para peserta tetap mematuhi protokol Covid-19 dan menjaga jarak saat bernyanyi.

Lagu dalam bentuk video klip durasi 2-4 menit bisa menggunakan HP (Full HD), untuk kostum yang digunakan peserta  bebas, bisa menggunakan kostum khusus, seragam atau pakaian adat.

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 hingga tanggal 14 Desember 2020. Pengiriman klip video melalui WA hingga tanggal 18 Desember 2020. Untuk contoh lagu dapat dilihat pada : https//youtube/3bwqo6weNM.

Untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui HP, sehingga para peserta  tidak perlu mendatangi Kodim, namun melalui nomor HP para Pasiter Kodim sesuai wilayah alamat peserta.

Untuk wilayah Kodim 1707 Merauke, wilayah Kab. Asmat dan wilayah Kab. Mappi melalui Pasiter Kodim Merauke Kapten Inf Herman Purba, nomor HP (081394037396). Wilayah Kodim 1710 Mimika  melalui Pasiter  Kapten Inf Ahmad Zaini,  nomor HP (081240547733) dan Wilayah Kodim 1711 Boven Digoel melalu Pasiter Kapten Inf Warsito, nomor HP (081247719001). Para pemenang lomba Paduan Suara akan diumumkan pada tanggal 23 Desember 2020. (Penrem 174).

Yayasan Gema 86 dan GMRI Bagikan 5 Ton Beras

SuaraForum.com.Gerakan Moral

Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) bersama Yayasan Gema 86 melakukan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Bakti sosial disetujui dan ditandatangani oleh Ketua Yayasan Gema 86 Mayjen TNI Joko Warsito dan Ketua GMRI Eko Sriyanto Galgendu melalui surat yang diterima Pabanda Bakti Sterdam Jaya Mayor Infantri Yudho Fitrianto. 

Ketua Yayasan Gema 86 Mayjen TNI Joko Warsito menyampaikan bahwa pihaknya dan GMRI konsisten membantu ekonomi masyarakat terimbas pandemi Covid-19. 

"Menyelenggarakan bakti sosial dalam rangka kita membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Sehingga ekonominya juga semakin baik," ujarnya di Kantor Yayasan Gema 86, Kemayoran, Jakarta, Senin (30/11).

Yayasan Gema 86 mendukung upaya GMRI dalam membantu masyarakat di tengah bencana non alam Covid-19. Bergerak bersama dengan sejumlah pihak yang ikut peduli terhadap masyarakat.

"Kita komunikasi sudah sangat baik. Memang kita sepakat dengan GMRI dalam situasi seperti ini harus peduli harus terjun langsung ke bawah," kata Mayjen TNI Joko Warsito. 

Bakti sosial tidak akan berhenti sampai di sini. Mayjen TNI Joko Warsito berharap semua pihak dapat lebih terdorong membantu kondisi ekonomi masyarakat menjadi lebih baik. 

"Harapan kita dengan GMRI jangan lelah, jangan berhenti untuk kita berbagi. Kita akan menggandeng semua komponen masyarakat kita untuk bersama-sama berjuang membantu masyarakat terdampak Covid-19," jelasnya. 

Ketua GMRI Eko Galgendu menambahkan bahwa bakti sosial akan terus dilakukan bersama tokoh agama untuk membantu masyarakat di tengah pandemi. 

"Jadi, seperti yang dikatakan ketua Yayasan Gema 68 kita maju terus pantang mundur. Ke depan, Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia berencana untuk menggalang bakti sosial bersama pemuka lintas agama," jelasnya 

Menurut Eko Galgendu, kegiatan ini menjadi suatu nilai kekuatan bagi siapapun. Karena tujuan besar akan bisa tercapai ke depan dengan menggerakkan semua elemen masyarakat.

"Pastinya kita dengan mengetuk hati para donatur. Mereka yang mau peduli kegiatan bakti sosial, mereka yang peduli terhadap permasalahan kerukunan, mereka yang peduli terhadap dampak daripada Covid-19," jelasnya.

Adapun, bantuan yang diberikan dalam bakti sosial berupa beras sebanyak 5 ton. Terdiri dari 1000 paket per 5 kilogram. 

Dari Yogyakarta, Masbehi Rapatkan Barisan Waspadai Ancaman Separatis dan Radikalisme

Written By Suara Forum on Monday, 30 November 2020 | 23:14:00

SuaraForum.com.(Yogyakarta). Masyarakat Bela Keutuhan NKRI  (Masbehi) Yogyakarta menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, pada Senin (30/11/2020).

Koordinator aksi, Muhammad Alvin Khoiru, mengatakan, aksi ini bentuk keprihatinan kepada kondisi Indonesia saat ini. Menurutnya, keutuhan NKRI dalam bahaya. “Kita merasa prihatin dengan kondisi Indonesia yang sedang diuji keutuhannya,” kata Alvin kepada awak media.

Alvin menyebut gerakan separatis di Papua yang terus menelan korban karena keberadaan OPM yang didukung oleh sayap gerakan politik didalam dan luar negeri. “Masbehi mendorong pemerintah untuk melanjutkan program Otonomi Khusus (Otsus) dan pembangunan yang lebih nyata bagi Provinsi Papua dan Papua Barat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Alvin mendukung langkah TNI Polri untuk menangani aksi  separatisme yang terjadi di wilayah Papua.  “TNI dan Polri harus bertindak tegas terhadap segala bentuk upaya dan praktik kelompok-kelompok separatisme yang sengaja merongrong persatuan dan kesatuan NKRI,” tegasnya.

Alvin juga menghimbau kepada mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta, untuk tidak mendukung ide separatis Papua. “Yogyakarta terbuka dan ramah terhadap semua saudara se bangsa dan se tanah air, sepanjang tidak mengganggu keutuhan NKRI, karena Yogyakarta berperan besar dalam sejarah bangsa ini,” ujarnya.

Selain itu, aksi anarkisme, terorisme, hingga radikalisme, yang masih terjadi di Indonesia. Contoh terbaru, kata Alvin, terkait kasus pembantaian di Sigi, di mana empat orang dalam satu keluarga yang dibunuh oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Menurutnya, kasus tersebut sudah menodai rasa kemanusiaan. Alvin bersama Masbehi pun mengutuk keras tindakan itu dan meminta kehadiran serta ketegasan negara untuk mengusut hingga tuntas tragedi tersebut.

“Dari aksi ini kita ingin terus menjaga NKRI agar jangan sampai terpecah belah oleh beberapa oknum tersebut. Kita berbeda, tapi tetap satu karena kita punya Bhinneka Tunggal Ika, apa pun yang merugikan persatuan bangsa dan menodai kemanusiaan tidak bisa dibenarkan entah dari mana asalnya,” tegasnya.

Alvin menjelaskan, peserta aksi kali ini berjumlah sekitar 200 orang dengan beberapa ormas yang berbeda. Tidak hanya itu saja, beberapa pelaku usaha atau PKL yang berjualan di area Malioboro dan sekitarnya juga ikut dilibatkan.

Aksi dimulai dari halaman parkir selatan Pasar Beringharjo hingga akhirnya orasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Dalam aksi yang berlangsung dengan damai ini, disampaikan beberapa orasi terkait pentingnya keutuhan NKRI untuk terus menjadi perhatian semua pihak.

Masbehi Yogyakarta yang didalamnya terdapat unsur seniman, budayawan, pengacara, politisi, mahasiswa, buruh serta aktivis perempuan secara tegas menyatakan bangsa Indonesia harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika demi tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masbehi Yogyakarta mendorong segenap elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI dalam menghadapi segala tantangan nasional maupun global termasuk menghadapi pandemi Covid-19. 

Menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi saat ini, Masbehi Yogyakarta menyerukan seluruh elemen bangsa mengedepankan asas musyawarah mufakat dengan menempatkan semangat persatuan di atas kepentingan individu, kelompok maupun golongan.

Popular posts

 
© 2013. Suara Forum